Postingan Terbaru

Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!

Gambar
Ilustrasi | Buah Kesemek/tanamanmart.com Kesemek atau biasa juga kita kenal dengan sebutan "apel jawa" atau "apel gunung" karena bentuk buahnya yang menyerupai apel dan tanamannya tumbuh banyak di daerah Pulau Jawa dan dataran tinggi. Kesemek ini walaupun rupa dan bentuknya seperti apel, tapi tekstur buah ini tidak keras dan rasanya berbeda dengan apel yang pada umumnya. Kemudian, kesemek pun memiliki nama ilmiah diospyros kaki yang berarti buah ini dihasilkan oleh sejenis tanaman marga diospyros. Jikalau menilik lebih dalam lagi bahwa buah ini terkenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam kamus Inggris disebut juga oriental persimmon atau japanese persimmon. Lebih lanjut lagi kesemek atau yang biasa kita lihat bentuknya seperti tomat, lalu termasuk buah yang berasal dari Jepang dan Cina. Buah ini juga memiliki rasa manis yang ringan dan kaya akan sumber energi, khususnya dalam bentuk karbohidrat dengan jumlah serat yang baik, serta mengandung antioksidan bagi...

Keindahan yang Aku Inginkan

Wanita


Malam yang dingin, hujan pun turun lagi. Airnya membasahi genting-genting, pohon-pohon, jalanan, dan tentunya atap mobil yang kita pakai untuk ke restoran. Sungguh, hatiku jadi tak karuan ketika berada di samping dirimu. Namun masih untung, mataku masih fokus untuk melihat jalan yang kita lalui.

Setelah sampai di restoran, hujan masih turun di luaran sana. Kita langsung saja duduk di meja nomor 3A. 

"Kamu, mau makan apa?" tanyamu kepadaku.

"Terserah kamu saja," jawabku sambil melihat kedua bola matamu.

Setelah menunggu lima belas menit, makanan yang kita pesan pun jadi. Pelayan itu menyiapkannya di meja yang kita tempati, sedangkan perhatianku terus tertuju kepada indahnya matamu. 

"Ini makanannya sudah jadi!"

Kamu berhasil membuat aku terkejut.

"Oh, ya?"

"Nih!"

Mataku melihat di meja itu ada piring, sendok, garpu, gelas, dan tak lupa juga makanan yang tadi dipesan. Sungguh lengkap, kataku. Kamu pun tersenyum lalu langsung mengajakku untuk makan. 

Sewaktu kamu makan, pertanyaan-pertanyaan pun sering aku lontarkan kepadamu. Sampai, kamu terlihat lupa tentang rasa sakit. Ya, tentang sakit yang mungkin sering kamu dapatkan dari seorang lelaki pengkhianat. Aku pun terus bertanya-tanya sambil memegang sendok dan malam ini banyak yang aku ketahui tentang dirimu.

Setelah puas bertanya-tanya, aku izin ke toilet sebentar. Mungkin saja hanya beberapa menit. Tangan kananku pun masih memegang sendok. Dan dengan rasa masih was-was sekalian saja aku bersihkan sendok yang berlumuran darah segar itu. Kemudian, langsung keluar toilet lagi dan menuntun kamu untuk pulang ke rumah. Namun pas aku tuntun, banyak orang yang tak sanggup menatap wajahmu dengan lama. Sampai, ada seorang pelayan yang berteriak, "Ini mata siapa yang jatuh ke lantai?!"[]


2021

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka