Postingan Terbaru

Kupu-Kupu

Gambar
Ilustrasi | ‎Pexels.com/Quang Nguyen Vinh ‎kini, ‎toples berlapis emas ‎hanya jadi pajangan ‎yang tak terisi ‎oleh kupu-kupu ‎yang kudambakan ‎ ‎kini, ‎kupu-kupu itu selalu pergi ‎ketika hati ini mulai terbuka ‎untuk diisi oleh taman-taman keindahan ‎ ‎kini, ‎aku hanya bisa duduk ‎menunggu kupu-kupu itu ‎datang lalu hinggap ‎di bunga-bunga yang mekar ‎di taman hati ini ‎ ‎2026

About Me




Hai! Saya Alpian Ansor Abdul Rahman lahir di tanah Sunda lebih tepatnya di Kota Angin. Anak pertama dari empat bersaudara, terjun ke dunia literasi untuk mengekspresikan kehidupan ini yang sungguh sulit untuk dimengerti. Telah menulis beberapa antologi puisi dan cerpen.

Alhamdulilah juga blog ini bisa tercipta untuk menjadi wadah tulisan yang ditulis oleh saya maupun lainnya. Kemudian, semoga tulisan yang ditulis di sini pun bisa menjadi bacaan yang indah untuk dibaca. 

Harus bisa diketahui juga bahwa tulisan di sini akan mengedepankan tulisan fiksi dan nonfiksi. Oleh karena itu, tulisan di sini pun semoga bisa menjadi ajang hiburan atau untuk menambah wawasan bagi para pembacanya.

Saya juga membuka selebar-lebarnya untuk kritik dan sarannya tentang tulisan atau blog ini agar bisa menjadi salah satu bahan evaluasi untuk ke depannya. Memang, setiap manusia tak luput dari kesalahan jadi saya pun memohon maaf kalau tulisan di sini belum sesuai yang diinginkan para pembaca. 

Kemudian, lelaki yang hobi banget dengan dunia sepak bola ini pun bisa dikenali lebih jauh lewat media sosial.[]

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka