Postingan Terbaru

Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!

Gambar
Ilustrasi | Buah Kesemek/tanamanmart.com Kesemek atau biasa juga kita kenal dengan sebutan "apel jawa" atau "apel gunung" karena bentuk buahnya yang menyerupai apel dan tanamannya tumbuh banyak di daerah Pulau Jawa dan dataran tinggi. Kesemek ini walaupun rupa dan bentuknya seperti apel, tapi tekstur buah ini tidak keras dan rasanya berbeda dengan apel yang pada umumnya. Kemudian, kesemek pun memiliki nama ilmiah diospyros kaki yang berarti buah ini dihasilkan oleh sejenis tanaman marga diospyros. Jikalau menilik lebih dalam lagi bahwa buah ini terkenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam kamus Inggris disebut juga oriental persimmon atau japanese persimmon. Lebih lanjut lagi kesemek atau yang biasa kita lihat bentuknya seperti tomat, lalu termasuk buah yang berasal dari Jepang dan Cina. Buah ini juga memiliki rasa manis yang ringan dan kaya akan sumber energi, khususnya dalam bentuk karbohidrat dengan jumlah serat yang baik, serta mengandung antioksidan bagi...

Batu Hitam yang Terluka

Ilustrasi| Pexels.com/Kàssia Melo

di pertigaan yang pernah kita jumpai 

aku melihat kembali batu tulis itu 

yang kini sudah berwarna hitam pekat 

dan tulisan kita tak jelas lagi


kini, tak ada lagi saksi kita

di batu hitam yang penuh kenangan 

di pertigaan tempat dulu kita berjanji 

di depan tulisan yang dulu dicintai


batu hitam itu benar-benar terluka 

karena sudah terpecah setengah 

antara lambang hati yang pernah kita ukir 

di bawah tulisan cinta yang satu hati


rasanya, kita menanamkan luka 

yang amat dalam dan kini berbunga 

bunga hitam yang penuh kegelapan 

di antara jiwa-jiwa kita yang semakin berjauhan 


aku merenung di depan ini, 

menafsirkan semua luka di batu itu 

ada getir, ya, ada getir yang terasa merasuk

hingga masuk ke dalam hati yang sudah alfa 

untukmu; untuk dirimu yang meninggalkan


2024

Komentar

  1. Dan jika kini kau merenungi luka di depan batu itu, ketahuilah aku pun masih berdarah diam-diam, sebab yang paling pedih dari perpisahanbukan kehilangan seseorang,
    melainkan hidup bersama kenangan
    yang tak bisa dipeluk lagi.”

    BalasHapus

Posting Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon