A da bintang di matamu, kataku pelan yang kemudian kamu pun tersipu malu. Entahlah! Kenapa ucapan seperti itu malah keluar dari mulut ini. Namun, harus bisa dipahami bahwa bintang itu benar-benar terlihat ada di matamu. Sampai, aku sendiri sangat senang untuk terus-menerus melihat dirimu dengan mata telanjang ini. Oh, duhai! Mengapa dirimu ini selalu merasuki pikiranku di kala galau di malam hari. Aku sendiri sangat sulit untuk melukiskan atau menggambarkan apakah seperti ini cinta? Ataupun semua yang aku pikirkan ini hanyalah semu semata? Oh, duhai! Malam semakin malam saja sehingga suasana pun cukup hening. Namun, pikiranku masih saja bergelut saja dengan dirimu. Saban malam, aku sendiri melihat ada bintang di kedua matamu. Ya, semua itu sangat indah sehingga diri ini cukup menyadari bahwa cinta bisa mengubah segala apa pun. Ya, mungkin kata orang-orang bahwa seseorang yang sedang jatuh cinta maka semua kata ataupun benda bisa menjadi salah satu syair pujangga. Hal semacam itulah ya...