Postingan

Postingan Terbaru

Kupu-Kupu

Gambar
Ilustrasi | ‎Pexels.com/Quang Nguyen Vinh ‎kini, ‎toples berlapis emas ‎hanya jadi pajangan ‎yang tak terisi ‎oleh kupu-kupu ‎yang kudambakan ‎ ‎kini, ‎kupu-kupu itu selalu pergi ‎ketika hati ini mulai terbuka ‎untuk diisi oleh taman-taman keindahan ‎ ‎kini, ‎aku hanya bisa duduk ‎menunggu kupu-kupu itu ‎datang lalu hinggap ‎di bunga-bunga yang mekar ‎di taman hati ini ‎ ‎2026

Sepucuk Mawar yang Ada di Tangan

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Fabiola Ulate Suara bising mengiringi langkahku di kala mendaki kenyamanan yang diimpikan. Kemudian, sepucuk mawar pun masih di tangan dan ingin sekali kupersembahkan untuk dirimu; wanita yang paling cantik. Sepucuk mawar ini masih utuh dengan harum yang khasnya berhasil membangkitkan asa; mendekat padamu. Sampai, aku tak kuat seperti ingin meledak untuk mencurahkan isi hati—aku sayang kamu! Namun, aku seringkali terdiam di kala orang-orang selalu berbicara tentang cinta. Ya, cinta yang bermekaran di halaman hati yang selalu diceritakan dengan begitu indah. Aku mau! Ya, aku pun mau untuk menuliskan kisah itu di halaman hati yang kosong ini dengan begitu indah. Di sini, kuperhatikan betul sepucuk mawar ini akan cocok dipegang olehmu. Cantikmu. Manismu. Semua itu akan menjadi gambaran bahwa kamulah wanita yang paling sempurna di hidup ini! Di perjalanan yang amat lelah, aku selalu mengingatmu bak sinyal-sinyal yang terus ada di dalam pikiran ini. Aku ingin ber...

Kata

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Gonzalo Carlos Novillo Lapeyra semenjak kepergianmu ‎puisi 'ku menjadi sampah ‎yang terbuang di tong ‎tanpa kau baca sedikit pun. ‎ ‎kini, ‎aku mengulang tanya ‎dan selalu bertanya-tanya ‎tentang diri; hati ‎yang sulit untuk dideskripsikan ini ‎tentangmu—wanita yang kucintai ‎ ‎14226

Bunga Matahari dan Kerinduan

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/ ‎Ssümçiğ ‎ada sedikit ucap ‎yang pernah menyayat hati ‎di kala malam menyapu halaman ‎yang teratur di taman hati ‎ ‎aku merenungkan sebab ‎bunga matahari itu hilang ‎dan benar-benar pergi ‎dari mataku, dari hadapan ‎yang penuh misteri ‎ ‎aku harus bagaimana? ‎apakah harus mengambil bulan ‎untuk menggantikan bunga itu ‎agar mampu mencerahkan hati ‎ ‎bunga matahari ‎di manakah engkau ‎apakah selalu mekar ‎dan indah untuk dipandang ‎ ‎aku rindu ‎dan ingin sekali kupandang ‎lalu kupetik dan lalu ditanam ‎di taman hati ‎untuk jadi pelengkap hidup ini ‎ ‎2026

Bersembunyi

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/ ‎Min An ‎bersembunyi di sini ‎di tempat yang begitu hening ‎tak ada kamu ‎apalagi orang-orang ‎yang saling melempar mulutnya ‎tanpa ada tanggung jawab sekecil pun ‎ ‎masih di sini ‎menikmati rindunya ‎di kala mata saling beradu ‎di kala tangan bisa bergandengan ‎di kala telinga jadi korban ‎oleh orang-orang yang tak punya kasihan ‎ ‎kapan kamu kembali, katanya ‎di kala mencari-cari namaku ‎di surat kabar ‎di media sosial ‎dan di mana-mana ‎ ‎aku masih di sini, kataku dalam hati ‎menikmati heningnya suasana ‎menikmati indahnya alam nan hijau ‎menikmati lukisan yang dilukis ‎ ‎apakah kamu tahu lukisan apa? ‎ ‎lukisan ini bergambar dirimu ‎aku lukis dengan rasa yang gundah ‎aku lukis dengan rasa yang emosional ‎aku lukis dengan air mata membasahi wajah ‎aku lukis dengan tintatinta yang keluar dari tangan ‎ ‎2022

Kaulah!

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/ ‎Zişan Özdemir ‎kaulah ‎wanita pertama ‎yang berhasil membukakan hati ini ‎ ‎kaulah ‎wanita pertama ‎yang ingin kupandang ‎dengan mata terbuka ‎ ‎kaulah ‎wanita pertama ‎yang ingin kutemui ‎lalu berkata, you are beautiful in my heart ‎ ‎namun, kaulah ‎wanita pertama ‎yang membuat air mata ini ‎menetes ‎ ‎kaulah! ‎ ‎2026

Namamu

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/ ‎Dziana Hasanbekava ‎ ‎di meja kerja '‎ku tuliskan kembali ‎namamu di kertas warna merah ‎dengan coretan yang ‎amat indah ‎bentuk ingatan ini kepadamu ‎ ‎namun, sewaktu bulan menggantung ‎aku tak bisa apa-apa ‎di kala semua harapan ini ‎pergi dan mungkin ‎tak akan kembali ‎ ‎apakah aku salah? ‎jikalau salah ‎bilang! ‎ ‎Tuhan, apakah seperti ini jadinya? ‎ ‎hmm ‎tulisan ini menjadi candu ‎untuk kulihat ‎untuk kuselipkan ‎di buku-buku romansa ‎yang terletak di meja kerja ‎ ‎2026

‎Malam di Tanjakan Gentong ‎

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/ ‎Vinod Kuma ‎entah apa ‎malam ini seperti lagu sendu ‎yang mengalun menyayat hati ‎tanpa kasih, tanpa kehangatan, ‎dan tanpa adanya dirimu ‎ ‎entah apa ‎tanjakan ini terasa berat ‎ketika dilewati dengan ‎penuh kemuraman ‎—penuh air mata ‎ ‎hmmm ‎entah apa ‎air mata ini tiba-tiba menetes ‎dan aku jadi malu ketika ‎ada yang nanya, kenapa menangis, a? ‎ ‎aku jadi bingung ‎harus menjawab seperti apa ‎tapi hati ini masih sesak ‎tanpa bisa mengeluarkan kata ‎kata kepada siapa pun ‎ ‎kendaraan ini, menjadi saksi ‎aku meneteskan air mata ‎di Tanjakan Gentong ‎yang penuh kemuraman ‎ke arah wanita yang ‎selalu aku dambakan ‎ ‎2026

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka