Postingan Terbaru

Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!

Gambar
Ilustrasi | Buah Kesemek/tanamanmart.com Kesemek atau biasa juga kita kenal dengan sebutan "apel jawa" atau "apel gunung" karena bentuk buahnya yang menyerupai apel dan tanamannya tumbuh banyak di daerah Pulau Jawa dan dataran tinggi. Kesemek ini walaupun rupa dan bentuknya seperti apel, tapi tekstur buah ini tidak keras dan rasanya berbeda dengan apel yang pada umumnya. Kemudian, kesemek pun memiliki nama ilmiah diospyros kaki yang berarti buah ini dihasilkan oleh sejenis tanaman marga diospyros. Jikalau menilik lebih dalam lagi bahwa buah ini terkenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam kamus Inggris disebut juga oriental persimmon atau japanese persimmon. Lebih lanjut lagi kesemek atau yang biasa kita lihat bentuknya seperti tomat, lalu termasuk buah yang berasal dari Jepang dan Cina. Buah ini juga memiliki rasa manis yang ringan dan kaya akan sumber energi, khususnya dalam bentuk karbohidrat dengan jumlah serat yang baik, serta mengandung antioksidan bagi...

Mengenal Tune Up pada Mobil, Tujuan, dan Beberapa Komponen yang Sangat Sensitif!

Mengenal Tune Up pada Mobil, Tujuan, dan Beberapa Komponen yang Harus Diceknya!
Ilustrasi | Pexels.com/Artem Podrez

Merawat mobil adalah salah satu bagian yang terpenting bagi si empunya mobil itu sendiri. Kemudian, hal semacam itu pun menjadi salah satu faktor kenyamanan yang bisa diciptakan ketika berkendara.

Dalam aspek merawat mobil, tentu ada istilah yang dinamakan tune up. Kemudian, tune up itu apa, sih? Menurut laman Honda Solo Baru bahwa tune up itu berasal dari dua kata, yaitu kata tune dan up.

Oleh karena itu, tune up bisa diartikan sebagai menyeting atau mengatur ulang lagi. Namun, tune up pun adalah sebuah pekerjaan untuk menstandarisasi semua komponen dan sistem pada kendaraan, baik dengan penyetelan ataupun pembersihan.

Adapun dalam aspek ini, tune up pun memiliki tujuan yang baik untuk kesehatan kendaraan, yakni:

  • Mengembalikan performa mobil seperti baru.
  • Mencegah terjadinya berbagai kerusakan pada mobil.
  • Melakukan pengecekan beberapa komponen mobil.

Namun, harus bisa diketahui bahwa tune up pun selalu dikerjakan ketika melakukan servis rutin ke bengkel. Oleh karena itu, tune up pun memiliki variasi pekerjaan yang bisa dikatakan banyak.


Komponen apa saja yang harus di tune up?


Harus bisa diketahui bahwa ada beberapa komponen mobil yang  sangat sensitif sehingga perlu dilakukan pengecekan berkala. Kemudian, hal semacam itu dimaksudkan untuk mengetahui, apakah masih standar atau tidak.

Dilansir dari laman Honda Solo Baru, inilah beberapa komponen yang dimaksud itu di antaranya:


1. Pengecekan dan pembersihan filter udara

Langkah awal yang harus dicek itu ialah mengecek bagian filter udara. Bahkan, langkah semacam ini, umumnya mekanik hanya akan membersihkan debu pada permukaan filter menggunakan angin bertekanan.

Namun, hal semacam itu bisa berubah ketika kondisinya sudah sangat kotor maka Anda pun harus menggantinya, karena filter yang sudah sangat kotor akan sulit dibersihkan.



2. Pengecekan karburator dan throtle body

Hal semacam ini bisa terjadi pada mobil dengan sistem non-injeksi karburator sehingga pengecekan dan pembersihan karburator itu sangat penting.

Bahkan, biasanya akan dilakukan penyetelan RPM pada karburator, tapi pada mesin yang sudah menggunakan sistem injeksi maka hanya ada pengecekan dan pembersihan throtle body.


3. Pengecekan celah busi dan pembersihan busi

Pengecekan celah busi pun patut dilakukan untuk menjaga agar api yang keluar pada busi tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Kemudian, celah busi pun bisa berubah dikarenakan adanya interaksi dengan tekanan kompresi sehingga penyetelan dan pembersihan pun perlu dilakukan saat tune up.


4. Pengecekan dan penyetelan celah katup

Pengecekan ini bisa dilakukan pada mesin dengan sistem katup konvensional (biasanya pada mesin non-injeksi). Kemudian, pengecekan semacam ini dimaksudkan untuk mengetahui celah katup apa masih standar atau tidak.

Celah katup yang bisa dikatakan normal itu sekitar 0,2 sampai 0,3 mm, kalau lebih maka bisa menyebabkan suara berisik dan tenaga ngempos, tapi kalau terlalu kecil maka bisa menyebabkan bocor kompresi.


5. Pengecekan tegangan V-belt

Pengecekan V-belt ini sangat penting, baik untuk mobil injeksi ataupun bukan. Bahkan, kalau ternyata agak kendor maka mekanik akan melakukan penyetelan. Akan tetapi, penyetelan itu berlaku pada mesin dengan tensioner manual (tensioner ulir).



6. Pengecekan baterai atau aki

Pada pengecekan aki maka yang dicek itu adalah teganganya yang harus ada pada angka 12 volt saat mesin mati dan maksimal 14 volt saat mesin menyala.

Tidak hanya itu saja! Namun, kapasitas arus yang dimiliki juga perlu dicek, biasanya menggunakan baterai tester. Oleh karena itu, untuk standar arus listriknya, tiap aki berbeda dan semua itu tercantum pada cover baterai.


7. Pengecekan berbagai fluida

Langkah terakhir, bisa mengecek fluida. Kemudian, fluida yang dimaksud adalah oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli power steering, dan oli gardan.

Maka ketika melakukan pengecekan, bukan hanya mengecek apakah volume cukup atau tidak. Namun, harus juga dicek kondisinya apakah oli masih sanggup melumasi atau perlu diganti.


Nah, itulah beberapa komponen yang harus dicek ketika melakukan tune up pada mobil. Kemudian, salah satu faktor yang harus diingat itu ialah merawat mobil itu sangat penting dengan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.(*)

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka