Postingan Terbaru

Proses Sosial dan Kecintaan yang Tak Pernah Bertahta!

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Rakicevic Nenad Paling simpel dari pemahaman proses sosial ini ialah cara kita ketika berinteraksi dengan orang lain, baik itu keluarga, teman, ataupun kolega. Nah, hal semacam itu pun bisa termasuk ke dalam kehidupan sehari-hari yang seringkali kita terjebak dalam rutinitas yang monoton. Namun dalam hal itu, ada yang namanya proses kecintaan yang bisa berkesinambungan dengan proses sosial untuk membangun hubungan yang sehat dan bahagia. Proses sosial pun bisa menjadi salah satu proses yang terus berlangsung dan berkembang seiringnya waktu. Oleh karena itu, proses sosial ini jangan sampai dilupakan karena di sini bukan hanya untuk berinteraksi maupun berbicara saja, tapi juga tentang mendengarkan, memahami, dan menghargai orang lain. Kemudian, ada satu kata yang menarik di sini ialah kecintaan yang di mana dalam sisi lain ialah perasaan yang sangat kuat dan mendalam yang kita rasakan terhadap seseorang ataupun sesuatu. Hal semacam itu pun bisa termasuk ke ...

Bal-balan

Bola


Ini ada yang salah! Tim

jadi kacau tanpa tulang. Lemah

tak kuat menahan gempuran. Dari sisi

tangah pun jadi bulan-bulanan. 


Bal bergoyang seperti diva dangdut

yang meliuk-liuk di depan orang. Tim

tak bisa untuk mengikutinya. Bahkan,

sang kiper tim tak bisa memeluknya.


Para bek tim sudah terlihat lelah. Kaki

kaki sudah pindah ke dalam otak. Berlari

sudah pakai otak. Lemah. Benar-benar lemah. 

Bal mulai bergairah untuk menjebol, merobek

gawang yang masih perawan. Biarlah, nyeri

akan diterima sang kiper tim. Bal tetap

tak akan peduli. Bal terus mencoba akan merobek 

keperawanan yang dijaga kiper itu. Sampai, 

berdarah-darah membanjiri rumput yang hijau.


*


Hujan dor-dar gelap. Air se per ti

tumpah dari langit ke rumput yang hijau.

Tim merasa beruntung. Sekarang, bal terlihat 

kedinginan, jalannya pun lambat seperti keong.


Sial! Bal emosi tak bisa menjebol

keperawanan yang dijaga kiper itu. Bal malah 

berputar-putar di tengah lapangan seperti

gasing yang dimainkan oleh anak pemburu susu.

Lemah. Sekarang, bal yang tampak lemah.

Kalah oleh air yang turun dari awan hitam.


2021

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka