Postingan Terbaru

Proses Sosial dan Kecintaan yang Tak Pernah Bertahta!

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Rakicevic Nenad Paling simpel dari pemahaman proses sosial ini ialah cara kita ketika berinteraksi dengan orang lain, baik itu keluarga, teman, ataupun kolega. Nah, hal semacam itu pun bisa termasuk ke dalam kehidupan sehari-hari yang seringkali kita terjebak dalam rutinitas yang monoton. Namun dalam hal itu, ada yang namanya proses kecintaan yang bisa berkesinambungan dengan proses sosial untuk membangun hubungan yang sehat dan bahagia. Proses sosial pun bisa menjadi salah satu proses yang terus berlangsung dan berkembang seiringnya waktu. Oleh karena itu, proses sosial ini jangan sampai dilupakan karena di sini bukan hanya untuk berinteraksi maupun berbicara saja, tapi juga tentang mendengarkan, memahami, dan menghargai orang lain. Kemudian, ada satu kata yang menarik di sini ialah kecintaan yang di mana dalam sisi lain ialah perasaan yang sangat kuat dan mendalam yang kita rasakan terhadap seseorang ataupun sesuatu. Hal semacam itu pun bisa termasuk ke ...

KALIMAT MAJEMUK

Kalimat Majemuk


Langsung saja, ya, kalimat majemuk itu apa, sih? Menurut KBBI V, kalimat majemuk adalah kalimat yang terjadi dari dua klausa atau lebih yang dipadukan menjadi satu.

  • Rumahnya besar, tetapi penghuninya hanya dua orang

(Kalimat itu terdiri atas dua klausa, yaitu rumahnya gede dan penghuninya hanya dua orang.)

  • Rhoma datang ke pernikahan mantannya meskipun tidak diundang

(Kalimat itu juga terdiri atas dua klausa, yaitu Rhoma datang ke pernikahan mantannya dan tidak diundang)


* Sampai situ paham, kan? Langsung kita ke bagian selanjutnya!


Kalimat majemuk pun dibagi lagi menjadi tiga, yaitu kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran. Langsung saja kita cari tahu satu per satu dari kalimat majemuk yang tadi sudah dituliskan. 


a. Kalimat majemuk setara


Kalimat majemuk setara disebut juga kalimat yang unsur-unsurnya berkedudukan sederajat. Oleh karena itu, kedua unsur itu tidak saling bergantungan. Meskipun begitu, kedua unsur tersebut dapat dihubungkan dengan kalimat penghubung intrakalimat (konjungsi koordinatif): dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, dan kemudian. Contohnya: 

  • Ani suka martabak, sedangkan Rhoma suka roti bakar.

Coba kita lihat kalimat 'Ani suka martabak' dan 'Rhoma suka roti bakar'. Di sana kita bisa melihat bahwa kalimat itu tidak saling bergantungan dan bisa berdiri sendiri. 


b. Kalimat majemuk bertingkat


Kalimat majemuk bertingkat bisa disebut juga kalimat yang unsur-unsurnya tidak sederajat atau saling bergantung pada yang lain. Dalam hal ini, kalimat yang bergantung pada yang lain disebut 'anak kalimat', sedangkan yang bisa berdiri sendiri disebut 'induk kalimat'. Hubungan antarunsur itu bisa dihubungkan dengan penghubung intrakalimat (konjungsi subordinatif): meskipun, walaupun, agar, supaya, karena, sebab, sehingga, maka, ketika, setelah, jika, apabila, dan bahwa. Contohnya: 

  • Ani sakit hati karena sudah dikhianati oleh suaminya. 

Coba kita lihat induk kalimat 'Ani sakit hati' itu bisa didirikan sendiri, sedangkan dengan anak kalimat 'sudah dikhianati oleh suaminya' itu tak bisa berdiri sendiri. 


c. Kalimat majemuk campuran


Kalimat majemuk campuran merupakan gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Oleh karena itu, kalimat majemuk campuran sekurang-kurangnya memiliki tiga struktur klausa yang memiliki hubungan setara dan hubungan bertingkat. Contohnya: 

  • Rhoma meminta izin kepada bosnya bahwa ia tak bisa masuk bekerja untuk hari ini dan dua hari ke depan sebab harus menghadiri acara pernikahan keponakannya.

Coba lihat kalimat 'Rhoma meminta izin kepada bosnya bahwa ia tak bisa masuk bekerja untuk hari ini dan besok' dan 'sebab harus menghadiri acara pernikahan keponakannya' itu kalimat bertingkat, sedangkan 'ia tak bisa masuk bekerja untuk hari ini dan dua hari ke depan ' itu kalimat setara melalui penghubung 'dan'.


Oke, sekian saja materinya, semoga bisa dipahami dan hatur nuhun.[]


....


* Sumber: Materi Penyuluhan Kalimat


2021

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka