Postingan Terbaru

Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!

Gambar
Ilustrasi | Buah Kesemek/tanamanmart.com Kesemek atau biasa juga kita kenal dengan sebutan "apel jawa" atau "apel gunung" karena bentuk buahnya yang menyerupai apel dan tanamannya tumbuh banyak di daerah Pulau Jawa dan dataran tinggi. Kesemek ini walaupun rupa dan bentuknya seperti apel, tapi tekstur buah ini tidak keras dan rasanya berbeda dengan apel yang pada umumnya. Kemudian, kesemek pun memiliki nama ilmiah diospyros kaki yang berarti buah ini dihasilkan oleh sejenis tanaman marga diospyros. Jikalau menilik lebih dalam lagi bahwa buah ini terkenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam kamus Inggris disebut juga oriental persimmon atau japanese persimmon. Lebih lanjut lagi kesemek atau yang biasa kita lihat bentuknya seperti tomat, lalu termasuk buah yang berasal dari Jepang dan Cina. Buah ini juga memiliki rasa manis yang ringan dan kaya akan sumber energi, khususnya dalam bentuk karbohidrat dengan jumlah serat yang baik, serta mengandung antioksidan bagi...

KALIMAT MAJEMUK

Kalimat Majemuk


Langsung saja, ya, kalimat majemuk itu apa, sih? Menurut KBBI V, kalimat majemuk adalah kalimat yang terjadi dari dua klausa atau lebih yang dipadukan menjadi satu.

  • Rumahnya besar, tetapi penghuninya hanya dua orang

(Kalimat itu terdiri atas dua klausa, yaitu rumahnya gede dan penghuninya hanya dua orang.)

  • Rhoma datang ke pernikahan mantannya meskipun tidak diundang

(Kalimat itu juga terdiri atas dua klausa, yaitu Rhoma datang ke pernikahan mantannya dan tidak diundang)


* Sampai situ paham, kan? Langsung kita ke bagian selanjutnya!


Kalimat majemuk pun dibagi lagi menjadi tiga, yaitu kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran. Langsung saja kita cari tahu satu per satu dari kalimat majemuk yang tadi sudah dituliskan. 


a. Kalimat majemuk setara


Kalimat majemuk setara disebut juga kalimat yang unsur-unsurnya berkedudukan sederajat. Oleh karena itu, kedua unsur itu tidak saling bergantungan. Meskipun begitu, kedua unsur tersebut dapat dihubungkan dengan kalimat penghubung intrakalimat (konjungsi koordinatif): dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, dan kemudian. Contohnya: 

  • Ani suka martabak, sedangkan Rhoma suka roti bakar.

Coba kita lihat kalimat 'Ani suka martabak' dan 'Rhoma suka roti bakar'. Di sana kita bisa melihat bahwa kalimat itu tidak saling bergantungan dan bisa berdiri sendiri. 


b. Kalimat majemuk bertingkat


Kalimat majemuk bertingkat bisa disebut juga kalimat yang unsur-unsurnya tidak sederajat atau saling bergantung pada yang lain. Dalam hal ini, kalimat yang bergantung pada yang lain disebut 'anak kalimat', sedangkan yang bisa berdiri sendiri disebut 'induk kalimat'. Hubungan antarunsur itu bisa dihubungkan dengan penghubung intrakalimat (konjungsi subordinatif): meskipun, walaupun, agar, supaya, karena, sebab, sehingga, maka, ketika, setelah, jika, apabila, dan bahwa. Contohnya: 

  • Ani sakit hati karena sudah dikhianati oleh suaminya. 

Coba kita lihat induk kalimat 'Ani sakit hati' itu bisa didirikan sendiri, sedangkan dengan anak kalimat 'sudah dikhianati oleh suaminya' itu tak bisa berdiri sendiri. 


c. Kalimat majemuk campuran


Kalimat majemuk campuran merupakan gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Oleh karena itu, kalimat majemuk campuran sekurang-kurangnya memiliki tiga struktur klausa yang memiliki hubungan setara dan hubungan bertingkat. Contohnya: 

  • Rhoma meminta izin kepada bosnya bahwa ia tak bisa masuk bekerja untuk hari ini dan dua hari ke depan sebab harus menghadiri acara pernikahan keponakannya.

Coba lihat kalimat 'Rhoma meminta izin kepada bosnya bahwa ia tak bisa masuk bekerja untuk hari ini dan besok' dan 'sebab harus menghadiri acara pernikahan keponakannya' itu kalimat bertingkat, sedangkan 'ia tak bisa masuk bekerja untuk hari ini dan dua hari ke depan ' itu kalimat setara melalui penghubung 'dan'.


Oke, sekian saja materinya, semoga bisa dipahami dan hatur nuhun.[]


....


* Sumber: Materi Penyuluhan Kalimat


2021

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka