Postingan Terbaru

Proses Sosial dan Kecintaan yang Tak Pernah Bertahta!

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Rakicevic Nenad Paling simpel dari pemahaman proses sosial ini ialah cara kita ketika berinteraksi dengan orang lain, baik itu keluarga, teman, ataupun kolega. Nah, hal semacam itu pun bisa termasuk ke dalam kehidupan sehari-hari yang seringkali kita terjebak dalam rutinitas yang monoton. Namun dalam hal itu, ada yang namanya proses kecintaan yang bisa berkesinambungan dengan proses sosial untuk membangun hubungan yang sehat dan bahagia. Proses sosial pun bisa menjadi salah satu proses yang terus berlangsung dan berkembang seiringnya waktu. Oleh karena itu, proses sosial ini jangan sampai dilupakan karena di sini bukan hanya untuk berinteraksi maupun berbicara saja, tapi juga tentang mendengarkan, memahami, dan menghargai orang lain. Kemudian, ada satu kata yang menarik di sini ialah kecintaan yang di mana dalam sisi lain ialah perasaan yang sangat kuat dan mendalam yang kita rasakan terhadap seseorang ataupun sesuatu. Hal semacam itu pun bisa termasuk ke ...

7 Tips Membuat Cerita Pendek yang Menarik Pembaca, Dijamin Mantul!

7 Tips Membuat Cerita Pendek yang Menarik Pembaca, Dijamin Mantul!

Membuat cerita pendek atau cerpen, tentu memerlukan kemahiran yang nyata agar cerita yang dideskripsikannya bisa indah dan enak dibaca. 

Kemudian, mungkin ada yang bertanya-tanya cerita pendek itu apa, sih? Cerita pendek bisa diartikan sebuah bentuk narasi yang memungkinkan untuk menghadirkan cerita yang padat dan memikat dalam jumlah kata yang terbatas. 

Oleh karena itu, bagi para penulis pun dalam membuat cerita pendek harus bisa memerhatikan struktur cerita itu sendiri agar bisa ternilai baik dan bisa mengesankan para pembacanya. 

Maka dari itu, ada beberapa tips juga yang bisa digunakan atau dilakukan untuk bisa menciptakan cerita pendek yang memikat pembaca, yakni sebagai berikut: 

1. Pilihlah karakter yang kuat dan terperinci

Penentuan karakter yang kuat bisa menjadi elemen penting untuk cerita pendek. Oleh karena itu, pilihlah karakter utama yang kuat dan terperinci dengan latar belakang, motivasi, dan konflik internal yang jelas. 

Kemudian, salah satu tambahan lagi yang bisa diterapkan dalam poin ini ialah berikan juga karakteristik yang membedakan mereka dari karakter lain dalam cerita. 

2. Mulai dengan momen menarik 

Dalam suatu cerita pendek bahwa penerapan momen yang menarik di bagian pembuka pun bisa memancing pembaca untuk membacanya sampai tuntas. 

Oleh karena itu, mulailah cerita dengan momen menarik; konflik yang akan membuat pembaca penasaran dan terus membaca hingga akhir. 



3. Gunakan dialog yang efektif 

Harus bisa diketahui bahwa penerapan dialog yang baik dapat membawa cerita hidup dan memberikan wawasan tentang karakter. 

Oleh karena itu, alangkah indahnya gunakanlah dialog untuk mengungkapkan informasi, mengembangkan hubungan antarkarakter atau menggerakan plot cerita. 

Kemudian, salah satu yang harus diingat lagi dalam poin ini ialah pastikan dialog terdengar alami dan sesuai dengan kepribadian masing-masing karakter. 

4. Gunakan struktur cerita yang kuat 

Sudah bisa diketahui bahwa cerita pendek ini memiliki batasan jumlah kata. Akan tetapi, struktur yang baik pun tetap penting dalam hal ini. 

Dengan demikian, gunakanlah pendahuluan yang memikat, perkembangan yang menarik, dan akhir yang memuaskan. Kemudian, pastikan juga setiap bagian cerita berkontribusi pada pengembangan plot dan karakter. 

5. Gunakan penggambaran atau deskripsi yang kuat 

Hal semacam ini pun harus bisa diperhatikan karena cerita pendek yang baik, tentu datang dari deskripsi yang baik atau kuat juga. 

Kemudian, langkah ini bisa dilaksanakan dengan memilah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan suasana, tempat, dan karakter dengan detail yang memikat. 



6. Tetapkan tujuan atau kejelasannya 

Dalam poin ini bisa tergambarkan bahwa cerita pendek yang kuat seringkali memiliki tujuan atau pesan yang jelas. Oleh karena itu, pertimbangkanlah apa yang ingin Anda sampaikan kepada pembaca melalui cerita Anda. 

Dengan demikian, pesan tersebut pun dapat berupa pelajaran moral, refleksi atau pengungkapan tentang kondisi manusia.

7. Lakukan revisi atau edit 

Hal semacam ini sudah seharusnya menjadi kebiasaan seorang penulis karena sangat penting untuk menunjang agar cerita bisa rapi dan enak ketika dibaca.

Maka dari itu, bisa dimulai dengan memeriksa alur cerita, pengembangan karakter, serta penggunaan kata, dan tata bahasa. 

Langkah semacam itu juga bisa sangat membantu penulis agar bisa memperbaiki kekurangannya dan menghasilkan cerita yang lebih indah dan menarik untuk dibaca. 

Oleh karena itu, beberapa tips yang sudah dituliskan di atas juga bisa menjadi acuan untuk dilakukan ketika mau menulis cerita pendek.

Namun, salah satu yang patut diingat juga ialah jangan takut untuk bereksperimen dengan gaya dan teknik penulisan yang berbeda, serta jagalah imajinasi dan kreativitas agar tetap mengalir ketika menulis.(*)

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka