Postingan Terbaru

Proses Sosial dan Kecintaan yang Tak Pernah Bertahta!

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Rakicevic Nenad Paling simpel dari pemahaman proses sosial ini ialah cara kita ketika berinteraksi dengan orang lain, baik itu keluarga, teman, ataupun kolega. Nah, hal semacam itu pun bisa termasuk ke dalam kehidupan sehari-hari yang seringkali kita terjebak dalam rutinitas yang monoton. Namun dalam hal itu, ada yang namanya proses kecintaan yang bisa berkesinambungan dengan proses sosial untuk membangun hubungan yang sehat dan bahagia. Proses sosial pun bisa menjadi salah satu proses yang terus berlangsung dan berkembang seiringnya waktu. Oleh karena itu, proses sosial ini jangan sampai dilupakan karena di sini bukan hanya untuk berinteraksi maupun berbicara saja, tapi juga tentang mendengarkan, memahami, dan menghargai orang lain. Kemudian, ada satu kata yang menarik di sini ialah kecintaan yang di mana dalam sisi lain ialah perasaan yang sangat kuat dan mendalam yang kita rasakan terhadap seseorang ataupun sesuatu. Hal semacam itu pun bisa termasuk ke ...

Dua Pertanyaan

Ilustrasi | Pexels.com/Ann H

masih di tempat ini, 

kita menanamkan luka 

dengan istilah yang amat ambigu

—persahabatan yang abadi 


seperkian detik, wajahmu saya pandang 

yang bagaikan sinar rembulan menerangi malam

saya pun mematung sebentar 

untuk mengisyaratkan cinta 

yang terpancar dari mata ini 


namun, kau malah tertunduk 

bagaikan tahanan yang penuh salah 

hingga terlihat sangat sulit menggambarkan 

tentang hati yang mungkin saja penuh cinta


apakah kita akan seperti ini saja? 

saya bertanya di balik topeng kepalsuan ini

—yang tak bisa menerima persahabatan


kau malah terpaku di depan mata ini 

hingga tak sedikit pun mengeluarkan kata 

untuk menjawab pertanyaan langsung itu


di arah jam dua belas 

saya melihat banyak kembang komplek

yang indah, tapi tak berhasil menyentuh hati ini 


namun, di arah jam tiga 

saya melihat ada kau seorang diri 

yang berhasil memunculkan rasa cinta 

dalam hati; dalam diri; dalam jiwa ini


apakah kita akan jadi sahabat saja? 

pertanyaan kedua pun saya lemparkan 

ke dalam pikiranmu yang berharap 

bisa dijawab dengan berbagai kata 

yang indah dan sesuai dengan harapan hati ini


kau hanya tersenyum, 

sedangkan saya malah menafsirkannya

bahwa kau benar-benar tak menyukai diri ini 


2024

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka