Postingan Terbaru

Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!

Gambar
Ilustrasi | Buah Kesemek/tanamanmart.com Kesemek atau biasa juga kita kenal dengan sebutan "apel jawa" atau "apel gunung" karena bentuk buahnya yang menyerupai apel dan tanamannya tumbuh banyak di daerah Pulau Jawa dan dataran tinggi. Kesemek ini walaupun rupa dan bentuknya seperti apel, tapi tekstur buah ini tidak keras dan rasanya berbeda dengan apel yang pada umumnya. Kemudian, kesemek pun memiliki nama ilmiah diospyros kaki yang berarti buah ini dihasilkan oleh sejenis tanaman marga diospyros. Jikalau menilik lebih dalam lagi bahwa buah ini terkenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam kamus Inggris disebut juga oriental persimmon atau japanese persimmon. Lebih lanjut lagi kesemek atau yang biasa kita lihat bentuknya seperti tomat, lalu termasuk buah yang berasal dari Jepang dan Cina. Buah ini juga memiliki rasa manis yang ringan dan kaya akan sumber energi, khususnya dalam bentuk karbohidrat dengan jumlah serat yang baik, serta mengandung antioksidan bagi...

Ekologis dan Manajemen Waktu dalam Aktivitas Manusia

Ilustrasi | Pexels.com/Zubair Rafiq


Dalam kehidupan, tentu kita tak bisa menyampingkan masalah lingkungan agar bisa senantiasa bersih. Lingkungan pun bisa menjadi tolok ukur kesehatan jiwa yang bersih dari berbagai polusi. 

Ekologis di dalam aktivitas manusia pun sangat penting untuk kita agar bisa melakukan kegiatan yang ramah lingkungan dan tidak merusak alam dengan jelas. 

Hal semacam itu pun menjadi suatu landasan awal yang bisa kita mulai dengan cara, minimalnya bisa mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, atau menghemat air. 

Kemudian, suatu perbedaan yang jelas bisa saja terlihat di mana ekologis itu muncul dan bisa dilakukan di saban harinya ketika manusia melakukan aktivitasnya. 

Dalam hal ini suatu ekologis pun bisa berarti suatu momen yang berkaitan dengan upaya kita untuk menjaga dan melindungi lingkungan alam, supaya tetap seimbang dan berkelanjutan.

Kita harus paham permasalahan lingkungan di waktu ini, karena seringkali dianggap sebelah mata sehingga musibah pun terus merajalela.

Apakah kita harus merenung dan memikirkan kenapa musibah itu datang? Apakah dari kitanya sendiri yang lalai akan nasib lingkungan? Beberapa pertanyaan semacam itu pun harus mampu ditanyakan pada diri sendiri agar kita mampu untuk merubahnya. 

Namun, secara simpelnya seperti ini bahwa ekologis itu ialah tentang hidup, tentang bagaimana kita menjaga lingkungan agar senantiasa ramah dan bersih. 

Di samping itu pun kita harus memahami bahwa ada yang namanya manajemen waktu untuk mengatur waktu kita agar senantiasa efektif di sepanjang harinya. 

Oleh karena itu, ekologis dan manajemen waktu itu bisa seiringan dan berdampak pada kegiatan lingkungan yang tidak merusak alam. Hal itu pun bisa dilakukan dengan cara: 

  • Menghemat energi: bisa saja dengan cara mematikan lampu atau AC ketika tidak digunakan. 
  • Mengurangi sampah: hal ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, misalnya bawa tas belanja sendiri dan kurangi penggunaan plastik. 
  • Aktivitas outdoor: luangkanlah waktu untuk berjalan kaki, bersepeda, ataupun piknik di taman.

Oleh karena itu, manajemen waktu dan ekologis bisa saling bahu-membahu dalam hal-hal kebaikan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih. 

Nah, pertanyaan selanjutnya ialah apakah kita mampu untuk menciptakan lingkungan yang bersih ataupun mampu untuk mengatur waktu agar kita bisa lebih banyak melakukan kegiatan yang ekologis?(*)


2026

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka