Inilah
![]() |
| Ilustrasi | Pexels.com/Nam Phong Bùi |
di Sukajadi,
ku menikmati lagi kenangan
di kala kaki kecil ini bak pensil
melukiskan kisah amat yang jelas
di depan restoran,
di depan toko kue,
di depan toko es krim,
di samping jalan
yang dipenuhi mobil-mobil,
dan di depan penjual nangka
yang harumnya seperti warna-warni keindahan
di Dago,
ku berjalan sendirian
menikmati indahnya kota
suasana dinginnya yang
lalu berjalan ke Sulanjana
ku lihat tim kebanggaan
yang amat kusukai
dan penuh emosional itu
di Pasar Burung,
ku dengar kembali kicauan-kicauan
yang menenangkan hati
di kala kita yang semakin berjarak
tanpa kabar dan kau memilih pergi
yang mungkin saja selamanya
di Cigondewah,
ku lihat tumpukan benang-benang
dimulai dari dua ribu, tiga ribu, lima ribu
tapi semua itu tak bisa menjahit
mulutku yang ingin selalu
menyatakan, aku cinta kamu!
di Cileunyi,
aku terpaku seperti patung
memikirkan lewat arah mana
aku pulang antara Sumedang
ataupun Nagreg yang penuh
kenangan ini
10326
Komentar
Posting Komentar