Dibatasi
![]() |
| Ilustrasi | Pexels.com/Monstera Production |
Ada api di dalam dada yang
dibatasi oleh hati yang sudah
terisi. Ruang dada pun terasa hancur,
api-api semakin berkobar merusak
semua yang ada di dalamnya. Tak
bisa lagi berharap, hati yang
membatasi malah pergi tunggang-
langgang meninggalkan bara yang
masih menyala.
Di sini, tak ada lagi ruang di dada
yang bersih untuk ditempati. Semuanya
malah menjadi tak berbentuk, bara-bara
pun semakin menyala—merembet ke segala
arah.
Kini, sesudah itu, semuanya dibatasi!
Tak bisa melihat; tak bisa meraba; tak bisa mendengar
jeritanjeritan yang ada di dalam dada. Kini,
semuanya tinggal kenangan, ruang dada hancur
dan itulah bermula dari pembatas
yang kau ciptakan dengan sadar!
060526



Komentar
Posting Komentar