Postingan Terbaru

Di Malam Ini

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Padli Pradana Izinkanlah kupeluk namamu di antara bulan yang masih menggantung di langit sampai aku merasa penuh warna. Kemudian, izinkanlah kugenggam suaramu dalam alunan bait-bait yang merdu meresap ke dalam kalbu ini. "Semuanya akan seperti bintang yang jatuh ke tanganmu," ucapmu di kala kita duduk di waktu malam. Aku mengerutkan kening ketika kalimat itu terdengar dan tenggorokan ini pun malah seperti ada yang mengganjal. "Kenapa?" tanyamu terasa kebingungan, "ada masalah, kah?" lanjutmu sambil menatapku. Di sini, aku seperti menanamkan luka di kala kau terus-menerus mengeluarkan kata yang sulit dipahami secara seksama. Aku menggeleng-gelengkan kepala, sedangkan kau malah melemparkan senyum yang menghujam dalam dada. "Kenapa diam aja, sih?"—kau pun memegang tangan  ini—"kalau ada apa-apa, bilang saja!" tegasmu. Kalimat itu seperti hujan di tanah tandus membangkitkan harapan untuk subur kembali. Aku terd...

Penulisan Fiksi: Cara Menemukan Target Pembacanya, Silakan Intip!

Penulisan Fiksi: Cara Menemukan Target Pembacanya, Silakan Intip!
Ilustrasi | Pexels.com/Janson A.

Secara sederhana bahwa fiksi adalah khayalan atau rekaan. Kemudian, lebih dalam lagi bahwa fiksi adalah penulisan naratif yang melibatkan unsur plot dan karakter yang dibuat sepenuhnya oleh pengarang.

Hal semacam itu pun tentu sangat berbeda dengan nonfiksi yang didasarkan pada peristiwa nyata dan orang-orang nyata. Kemudian, ada juga banyak bentuk penulisan fiksi yang berbeda dan sebagian besarnya dibuat berdasarkan penulisnya.

Gambaran lebih jelas terkait ini bisa dilihat dari yang diciptakannya. Mungkin saja, cerita pendek, dongeng, sketsa, drama, novel, dan semacamnya.

Hal semacam ini pun akan tampak menarik karena mungkin saja penulis pun menuliskan berdasarkan karakter pada orang yang mereka temui dalam kehidupan nyata.

Akan tetapi, karakter dan pengalaman yang dihadapi itu bisa berbalik atau berbeda dengan yang dihadapi karakter dalam cerita tidak nyata.

Kemudian, dalam penulisan fiksi pun harus bisa mempunyai target yang akan ditujunya—pembaca. Oleh karena itu, para penulis dalam bidang ini pun perlu untuk mengetahui audiens targetnya agar bisa mengetahui cara memikatnya.



Tidak hanya sampai situ saja! Akan tetapi, penulisan fiksi pun harus bisa membuat konten atau topik yang secara umum dan dapat dianggap menarik oleh demografi tertentu.

Oleh karena itu, adapun beberapa demografis yang berkontribusi adalah jenis kelamin, orientasi, usia, pendidikan, faktor sosial politik, preferensi, pengalaman hidup, dan lain-lain.

Menilik lebih dalam lagi bahwa mengetahui tipe orang seperti apa yang akan menikmati cerita Anda pun akan bisa membantu dalam merangkaikan cerita.

Kemudian, dapat juga membantu Anda untuk menjual lebih banyak buku dengan mengetahui kepada siapa harus mepromosikannya itu. Sebab, sebagian besar waktu pun genre buku akan menentukan audiens targetnya.

Inilah beberapa contoh target pembaca buku fiksi yang dikutip dari Self-Publishing School, yakni sebagai berikut:
  • Fantasi dewasa muda: audiens target Anda adalah remaja berusia antara 13–18 tahun dan menikmati sulap.
  • Kontemporer dewasa: audiens target Anda adalah orang-orang berusia di atas 18 tahun yang menyukai cerita berlatar dunia saat ini yang menampilkan tantangan yang tidak biasa, tetapi mungkin terjadi.
  • Fiksi ilmiah kelas menengah: audiens target Anda adalah anak-anak berusia 8–12 tahun yang menikmati teknologi canggih berlatar dunia futuristik.

Oleh karena itu, mengetahui target audiens buku fiksi pun akan bisa membantu Anda dalam menyusun segalanya, mulai dari plot, dialog, dan latarnya.



Kemudian, pemilihan target pembaca pun bisa menjadi tantangan yang dihadapi dalam menyusun plot dalam cerita Anda.

Bahkan, dalam pemilihan target yang berjarak 13–18 tahun pun bisa lebih banyak lagi konfliknya, seperti menemukan cinta, menemukan siapa mereka, dan berdamai dengan diri mereka sendiri.

Nah, seperti itulah hal-hal yang harus diperhatikan ketika mau menulis fiksi, yakni pemilihan target pembacanya agar bisa memikat dan menjual.(*)

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka