Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!
![]() |
| Ilustrasi | Pexels.com/Jithin Vijayamohanan |
Semut-semut merah pada berjalan seperti diiringi orkestra yang mengalun merdu. Langkah demi langkahnya seirama untuk memulung arti semua kenangan. Aku pun memandang mereka itu berjalan sambil membawa beban masing-masing.
Mentari pun mulai muncul ke permukaan, aku mulai merasa terbakar oleh panas-panas yang menyerang tubuh. Semut-semut itu bersorak sangat nyaring terdengar olehku, lalu mengucap mantra-mantra yang paling sunyi. Mataku menyapu di balik cahaya yang tiba-tiba muncul di halaman hati ini.
Tempat ini serasa kosong nan sunyi, tak berarti dan tenggelam pada jiwa-jiwa yang suram. Semut-semut saling berbagi jatah yang amat didambakan. Mereka meminum air yang dibawa secara gotong royong. Mereka memakan manisan yang mereka curi secara perlahan-lahan.
Aku menafsirkan semut-semut ibarat gambaran dinamika yang tak berarti. Berjalan. Bekerja sama. Makan. Kemudian, dianggap tak berguna lagi; mati. Semut-semut merah ada di depan mata, meringkuk lalu menangis sesenggukan. Aku tak memperdulikannya!
Mentari pun semakin menyorot tubuh ini hingga membakar kertas-kertas yang ada di depan mata. Namun, semut-semut yang terpandang itu malah semakin nyaman memakan kenangan.
Aku pun mendadak terbakar hingga wajah ini sudah tak beraturan, lalu tangan dan kaki hanya jadi mainan. Semut-semut merah itu malah tersenyum sinis ketika memandangku dengan tajam!(*)
2026
Komentar
Posting Komentar