Postingan Terbaru

Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!

Gambar
Ilustrasi | Buah Kesemek/tanamanmart.com Kesemek atau biasa juga kita kenal dengan sebutan "apel jawa" atau "apel gunung" karena bentuk buahnya yang menyerupai apel dan tanamannya tumbuh banyak di daerah Pulau Jawa dan dataran tinggi. Kesemek ini walaupun rupa dan bentuknya seperti apel, tapi tekstur buah ini tidak keras dan rasanya berbeda dengan apel yang pada umumnya. Kemudian, kesemek pun memiliki nama ilmiah diospyros kaki yang berarti buah ini dihasilkan oleh sejenis tanaman marga diospyros. Jikalau menilik lebih dalam lagi bahwa buah ini terkenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam kamus Inggris disebut juga oriental persimmon atau japanese persimmon. Lebih lanjut lagi kesemek atau yang biasa kita lihat bentuknya seperti tomat, lalu termasuk buah yang berasal dari Jepang dan Cina. Buah ini juga memiliki rasa manis yang ringan dan kaya akan sumber energi, khususnya dalam bentuk karbohidrat dengan jumlah serat yang baik, serta mengandung antioksidan bagi...

Bulan yang Menggantung Menangkap Bayang

Ilustrasi | Bulan yang Menggantung Menangkap Bayang


Sewaktu bulan menggantung, aku melepaskan kembali kenangan yang berada di dalam hati hingga berlarian keluar. Ada yang menangkap bayang. Ada yang menangkap semu. Ada juga yang bermoksa di langit-langit penuh bintang.

Malam ini pun seperti siluet yang pernah aku lukis di kanvas dengan tinta-tinta seadanya. Bayanganmu pun mulai muncul ke permukaan, berjalan di depan serasa nyata tersapu mata. Kemudian, aku pun malah terpatung di malam yang sepi sejuk ini menyerang kalbu. 

Apa mungkin malam ini akan bertemu denganmu? Menyisir kembali kenangan-kenangan yang berlarian di halaman hati. Aku pun tak bisa tersenyum karena bayanganmu itu seperti bulan di malam hari.

Di sinilah aku akan tangkap kembali semua isyarat ataupun kata-kata yang menghentak pikiran. Tentangmu. Tentang dirimu yang terparkir di dalam hati begitu lama. Aku mengurai tanya, bagaimana kalau angin malam ini menghancurkan bayanganmu?

Selepas bayang, hujan pun muncul; rintik-rintik membasahi kendaraan, rumah, pohon, dan lainnya. Kedua tanganku sudah seperti es yang sulit mengepal lalu dada ini semakin naik turun saja. Ini ada apa? Tanyaku pelan-pelan di kala udara malam berhasil menembus kemeja panjang ini.

Hati ini malah seperti benang yang dibentangkan panjang, lurus tak ada semrawut sedikit pun. Aku jadi menerka bahwa malam ini malam yang penuh dengan dirimu. Bayanganmu. Keindahanmu. Bahkan, senyum tipis yang selalu kau tampilkan itu tergambar juga di langit malam. 

Sungguh indah, kataku pelan yang mungkin saja menjadi suara satu-satunya di malam ini. Keindahan malam, keindahan dirimu menyatu menjadikan kedamaian di dalam hati. Aku jadi malu, apakah kau juga merasakan hal yang sama dengan hati ini?(*)


210826

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka