Postingan Terbaru

Inilah Beberapa Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Bagus untuk Wanita!

Gambar
Ilustrasi | Buah Kesemek/tanamanmart.com Kesemek atau biasa juga kita kenal dengan sebutan "apel jawa" atau "apel gunung" karena bentuk buahnya yang menyerupai apel dan tanamannya tumbuh banyak di daerah Pulau Jawa dan dataran tinggi. Kesemek ini walaupun rupa dan bentuknya seperti apel, tapi tekstur buah ini tidak keras dan rasanya berbeda dengan apel yang pada umumnya. Kemudian, kesemek pun memiliki nama ilmiah diospyros kaki yang berarti buah ini dihasilkan oleh sejenis tanaman marga diospyros. Jikalau menilik lebih dalam lagi bahwa buah ini terkenal dengan sebutan buah kaki, atau dalam kamus Inggris disebut juga oriental persimmon atau japanese persimmon. Lebih lanjut lagi kesemek atau yang biasa kita lihat bentuknya seperti tomat, lalu termasuk buah yang berasal dari Jepang dan Cina. Buah ini juga memiliki rasa manis yang ringan dan kaya akan sumber energi, khususnya dalam bentuk karbohidrat dengan jumlah serat yang baik, serta mengandung antioksidan bagi...

Proses Kreatif Menulis dan Musik, Bisa Saling Mendukung demi Terciptanya Karya yang Indah!

Proses Kreatif Menulis dan Musik, Bisa Saling Mendukung demi Terciptanya Karya yang Indah!
Ilustrasi | Pexels.com/Charlotte May

Proses kreatif menulis dan musik, bisa menjadi salah satu yang saling mendukung untuk terciptanya sebuah karya. Kemudian, kedua hal semacam itu mampu berkesinambungan karena bisa saling mendukung antara satu dengan yang lainnya. 

Hal semacam ini pun harus bisa dipahami bahwa musik yang bisa berarti untuk terapi hati dan sama halnya dengan menulis yang mana bisa juga untuk terapi hati.

Mungkin, bagi sebagian orang atau penulis bisa sangat indah kalau sedang menulis itu ditemani dengan musik. Ya, mau musik apa pun; sesuai yang disukainya. Bahkan, hal semacam itu pun bisa menjadi candu dalam mendukung proses kreatif menulis tersebut. 

Proses kreatif menulis bisa diartikan bahwa seorang penulis merangkaikan kata per katanya untuk dijadikan sebuah tulisan yang indah. Kemudian, tulisan tersebut bisa dinikmati oleh khalayak pembaca, baik muda ataupun tua. 

Sudah bisa diketahui bahwa proses semacam itu pun seringkali mendapatkan dukungan dengan yang namanya musik. Bahkan, tak jarang pun musik sebagai sumber pemikiran untuk bisa menelurkan sebuah karya yang indah. 



Dalam hal semacam ini, peran musik pun menjadi sangat signifikan. Bahkan, salah satu hal yang bisa diambil jikalau Anda, penulis merasa terhambat dengan tulisannya maka bisa saja lari dulu untuk mendengarkan musik.

Maka, hal yang di luar nalar pun bisa saja terjadi, misalnya, ide jadi mulai bermunculan lagi seperti air yang mengalir dan enak untuk dituliskan menjadikan sebuah cerita. 

Faktor musik dalam proses kreatif menulis pun bisa menjadikan sangat banyak dan hal semacam itu mungkin saja akan terasakan oleh para penulis juga dengan hati yang terbuka.

Harus bisa dimengerti bahwa menulis kalau tidak ada pendukung maka tak akan berhasil. Oleh karena itu, dalam hal ini ada penulis yang suka dengan kesunyian ketika menulis, tapi ada juga yang menyukai keramaian ketika menulis. 

Hal-hal semacam itu menjadikan sebuah perbedaan yang mungkin saja akan sulit dideskripsikan oleh kata-kata. Namun, poin yang harus diingat itu ialah penulis suka menulis dengan caranya sendiri. 

Proses kreatif menulis pun tak akan lepas dengan 5W+1H dan poin itu sangat bermanfaat untuk menulis apa pun. Maka dari itu, harus bisa diingat bahwa menulis itu ada aturannya; menciptakan karya itu harus jelas dan tertata rapi. 

Tak bisa disalahkan, mungkin ada juga yang belum paham bahwa proses kreatif menulis itu seperti apa dan bagaimana caranya? Namun, proses kreatif itu bisa digambarkan ketika Anda atau penulis sedang memulai menulis yang dimulai dari judul hingga bagian penutupnya. 



Musik dalam proses kreatif menulis kadang menjadi salah satu vaksin agar bisa semangat dalam menulis, apalagi kalau sedang sedih dan mendengarkan musik sedih lalu dituliskan perasaan sedih itu lewat tulisan, maka bisa saja tercipta tulisan yang indah dan penuh haru. 

Proses kreatif pun tak akan lepas dari sebuah niat yang mana ada juga yang hanya bicara menulis, tapi tak pernah menulis. Kemudian, hal semacam itu bisa menjadi kesalahan yang besar bahwa menulis itu harus dijalankan agar bisa merasakan proses kreatif itu. 

Kadang, penulis tak memahami bahwa proses kreatif menulis itu bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, proses kreatif pun harus bisa disadari, misalnya, bisa saja untuk selalu menyiapkan catatan untuk menuliskan garis besar ide yang datang tak diduga itu. 

Musik sebagai pendukung dalam menjalankan proses kreatif menulis lalu bisa mendorong juga untuk menciptakan ide-ide yang baru. Kemudian, hal itu bisa saja dijadikan sebuah landasan atau pegangan untuk merangsang ide agar mudah datang.(*)

Komentar

Tulisan Favorit Pembaca

Mengenal Tari Topeng Cirebon, Sejarah, Jenis, dan Filosofi yang Terkandung dari Keindahannya, Silakan Disimak!

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Mari Berkenalan dengan Gurita Teleskop, Penghuni Laut Dalam!

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Batu Hitam yang Terluka